PENGARUH SHIP OPERATION ,KESIAPAN ALAT BONGKAR MUAT DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS BONGKAR MUAT DI PT TERMINAL PETIKEMAS SURABAYA
Abstract
Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut, menjadikan pelabuhan seperti Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memiliki peran penting dalam mendukung arus logistik nasional. Meskipun terjadi peningkatan arus petikemas, produktivitas bongkar muat di TPS masih menghadapi kendala seperti lamanya waktu sandar dan antrean kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh , kesiapan alat bongkar muat, dan tenaga kerja terhadap produktivitas bongkar muat di TPS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dan kesiapan alat bongkar muat berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, masing-masing dengan koefisien 0,289 dan 0,741 (p-value 0,000). Namun, tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial (koefisien 0,050; p-value 0,252). Nilai R Square sebesar 0,977 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variabel dependen secara kuat.
Kata Kunci: , Kesiapan Alat Bongkar Muat Tenaga Kerja, Produktivitas Bongkar Muat
Abstrack
This study aims to analyze the effect of , unloading equipment readiness, and labor on loading and unloading productivity at PT Terminal Petikemas Surabaya. The research method uses a quantitative approach by distributing questionnaires to 48 respondents and conducting multiple linear regression analysis. The results showed that and equipment readiness had a positive and significant effect on productivity, with coefficients of 0.289 and 0.741 (p-value 0.000), respectively, while labor did not have a significant partial effect (coefficient 0.050; p-value 0.252). The coefficient of determination (R²) value of 0.977 indicates that 97.7% of the variation in productivity can be explained by the three independent variables.
Keyword: , Readiness of Loading and Unloading Equipment, Manpower, Loading and Unloading Productivity




