MOTIVASI KERJA DAN DUKUNGAN ORGANISASI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI
Abstract
Tidak semua karyawan merasakan termotivasi dalam bekerja dan memiliki kesan memperoleh dukungan organisasi. Manajemen sumber daya manusia yang tidak memiliki sistem yang baik dapat menyebabkan hal tersebut. Beberapa dampak yang muncul adalah tingkat disiplin, kinerja dan produktivitas yang rendah. Kepuasan kerja pun rendah. Selain itu komitmen organisasi yang diharapkan menciptakan ikatan kerja yang kuat bagi hubungan karyawan dan organisasi tidak dapat memberikan kontribusi yang berarti. Masalah-masalah tersebut merupakan indikasi bahwa karyawan tidak termotivasi dan kurang merasa mendapat dukungan organisasi dalam pekerjaannya. Studi kausalitas ini bertujuan untuk mencari penjelasan hubungan antar variabel motivasi kerja dan kesan dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi. Populasi sekaligus sampela dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan X Sidoarjo. Dari 236 kuesioner yang disebarkan hanya 183 yang terkumpul dan memperoleh tanggapan secara benar. Hasil analisis menggunakan teknik regresi ganda menunjukkan motivasi kerja dan kesan dukungan organisasi berpengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap komitmen organisasi dengan masing-masing variable mempunyai nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dari dua variabel bebas ditemukan bahwa motivasi kerja merupakan variabel yang berpengaruh dominan.