Implementasi Green Supply Chain Melalui Pemilihan Green Supplier Untuk Kemasan Produk Perawatan Kulit Berdasarkan SNI ISO 14001:2015 Pada Industri Kosmetik

  • Adinda Sukma Novelia Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri
  • Danny Dwi Rahmanto Program Studi Teknik Logistik, Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri
  • Rizal Ardianto Program Studi Teknik Logistik, Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri
  • Siti Fatimah Program Studi Teknik Logistik, Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri
  • Feni Ira Puspita Program Studi Teknik Logistik, Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri
Keywords: Pemasok, Pemasok Hijau, Kemasan, SNI ISO 14001:2015, Pembelian.

Abstract

Abstrak. Perkembangan industri kosmetik yang semakin pesat menyebabkan meningkatnya potensi timbunan limbah, baik yang berasal dari proses produksi maupun dari penggunaan kemasan produk. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk menyesuaikan operasionalnya dengan regulasi pemerintah terkait penerapan SNI ISO 14001:2015 dan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya penggunaan bahan dan kemasan yang ramah lingkungan. PT. SIP sebagai perusahaan kosmetik masih menetapkan kriteria pemasok berdasarkan harga murah dan pengiriman cepat, sehingga belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip manajemen mutu lingkungan. Untuk menjawab isu tersebut, penelitian ini menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam menentukan prioritas pemilihan green supplier bahan kemasan. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi langsung, penyebaran kuesioner, in-depth interview dengan stakeholder perusahaan, serta studi literatur guna memastikan pengukuran yang komprehensif terhadap kriteria lingkungan, kualitas bahan kemasan, dan kesesuaian dengan standar SNI ISO 14001:2015. Tiga alternatif pemasok yang dianalisis yaitu PT. HPI, CV. EP, dan PT. DJP. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT. HPI memiliki nilai prioritas tertinggi sebesar 0,551 (55%), disusul PT. DJP dengan nilai 0,24 (24%), dan CV. EP dengan nilai 0,21 (21%). Temuan ini menunjukkan bahwa PT. HPI merupakan pilihan pemasok paling optimal dalam mendukung implementasi green supply chain di PT. SIP. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis terkait pemilihan pemasok bahan kemasan yang berkelanjutan, serta memperkuat komitmen perusahaan terhadap penerapan standar lingkungan yang berlaku.

 

Published
2026-01-12